
Aku ingin lebih banyak mencintai hari ini
dimulai dengan mencari
Mencarimu dari setiap sisi ruang kebohongan
sebab hari ini kebohongan adalah Cinta…
Sampai hari ini apa yang lebih kuat dari kebohongan dan Cinta?
Bahkan rindu pun mulai terkalahkan dari kekuatan yang diusungnya dari rasa dan hati.
Hati telah mati, dan kuucapkan turut berbelasungkawa
Rasa pun ikut menyusut hampir bersamaan dengan kematian hati, tak ada rasa tanpa hati sebagai penikmatnya.
Pun tak ada kau yang terlihat cantik tanpa aku sebagai pemujanya, maka biarkan kebohongan dan Cinta menjadi satu, dan semua menginginkannya.
Dari setiap tangisan, sampai suara rasa yang tak pernah mampu kita tebak, rasa apa yang hadir hari ini…
Aku ingin lebih banyak mencintai hari ini
Mencintai dengan laku yang membuatmu senang..
Selang beberapa sabda tak keluar dari mulutmu, dan ini tetap menjadi kebohongan.
Diam kemudian menjadi kebohongan yang panjang, kemudian menjelma menjadi cinta yang terlalu kuat.
Lantas membuat tersenyum bohong, berbagi cerita bohong, memuji dengan kebohongan, meramu kebohongan dengan manis, mengiyakan dan menidakkan kata dan laku dengan kebohongan, mecari peluang kehidupan dengan kebohongan, mesra tanpa suara, menari tanpa langkah, berlari tanpa kaki, menyusup tanpa nafas, bahkan pada akhirnya kembali lagi pada kebohongan, yaitu menerima semua ini dengan kebohongan.
Aku ingin lebih banyak mencintai hari ini.
Aku mencintaimu dengan segala kebohonganmu, dan mencintaimu dengan kebohongan.
Kita terperangkap oleh Televisi, ruang sempit yang dibatasi frame seseorang yang juga diciptakan dengan kebohongan.
Sekali waktu kita juga terperangkap oleh teks dan gambar yang ada pada suratkabar pagi yang tiap pagi kau baca dengan seduhan kopi pahit yang terlalu nikmat untuk sekadar menyadari bahwa ini pun adalah kebohongan.
Tidak terlalu jauh, kemudian kita tetap menyambut meriah kebohongan dengan berbagai wujud tanpa menawarkan resah pada hati sedikitpun, bahwa ini adalah drama kebohongan termanis di dunia, tergantung cara kita menikmatinya masing-masing.
Seperti aku, yang terlalu menikmati cinta dengan wujud kebohongannya…
Aku ingin lebih banyak mencintai hari ini.
Kita hari ini, bahkan terlalu lugu untuk sekadar mengenal cinta, apalagi mengetahui cinta tanpa kebohongan.
Sebab Cinta dan kebohongan adalah satu wujud
Selamat mencintai cinta dengan segala kebohongannya, pun saat ini aku tengah meramu kebohongan baru..yang sama.
Aku pernah mencintaimu (nd)

